Tahukah anda bahwa seorang anak memiliki daya serap yang luar biasa?
Jika anda memiliki adik2 atau anak2 dirumah,marilah kita mengajarkan mereka dengan hal2 yang baik, Ahlak yang mulia dan tutur kata yang santun.
Untuk melakukan hal itu harus dimulai dari diri sendiri, selagi ada kesempatan perbaikilah Iman, Ahlak,Hati dan lisan. Jika kelak mereka besar nanti,terdapat hal yang menyimpang darinya,mungkin itu adalah kesalahan kita di masa lalu.
Simaklah kisah di bawah ini :
Saat matahari tenggelam di ufuk barat bumi, di sebuah bangunan sederhana yang dilapisi cat putih yang mulai menghitam kusam karena tak terawat, terdapat sebuah keluarga yang harmonis kelihatannya.
Rumah lusuh itu hnya dihuni oleh seorang ayah,ibu dan anak perempuan berusia 5 tahun.
Pada suatu malam sang istri mengeluh kepada suaminya yang hanya menghasilkan uang yang tak cukup memenuhi kebutuhan mereka.
"Coba kalau dulu papa ga bangkrut karna kebodohan papa, hidup kita ga akan sesengsara ini!" Cetus sang isri yang sedang mengaduk bubur di atas tungku kayu.
"Iya mah, maafin papa, papa akan usahakan semampunya" jawab suami dengan lembut yang sedari tadi menggenggam tasbih kecil berwarna putih.
"Selalu papa bilang begitu!" sang istri menjawab singkat kemudian pergi membawa botol kosong plastik keluar rumah. Ternyata ia melangkahkan kakinya kesebuah gubuk kecil yang terbuat dari bambu yang cukup jauh dari rumahnya.
"Ade,ngapain kamu masih disini? ayo kita pulang!" ternyata sang ibu menjemput anaknya yang sedang bermain bersama perempuan berambut putih dengan daster yang sudah mulai robek.
"Ga ibu,ade masih mau nemenin nenek disini!" sahut sang anak dengan polosnya
Kemudian ibu menghampiri perempuan tua itu yang ternyata adalah ibu kandungnya "Bu, ini saya bawa botol buat ibu kalau ibu mau buang air,saya ga mau setiap saat harus direpotin sama ibu!,kalau mau buang air besar tinggal jalan aja ke empang sebelah!" Ucap sang ibu seraya memberikan botol kosong itu pada nenek yang terbaring lemah di atas bilik kayu yang sudah reyot. Tanpa menunggu jawaban,sang ibu menggendong memaksa sang anak untuk pulang.
Keesokan harinya si Ibu menghampiri anaknya yang sedang mencorat coret botol plastik kosong dengan spidol biru miliknya.
"Ade lagi ngapain?" tanya ibu heran.
"Ade lagi menghias botol ini buat ibu,kalau nanti ibu udah tua..aku ga perlu repot2 lagi ngrusin ibu. jadi kubuatin deh dari sekarang,bagus kan bu??" dengan wajah yang lugu dan nada yang tertatih,sang anak berusaha menjelaskan maksudnya.
Tak terasa sang ibu meneteskan air mata dan mendekap sang anak, lalu teringat sosok seorang nenek yang menunggu di gubuk bambu,ia pun berlari menuju istana reot sang nenek yang sengaja ia buat beberapa bulan lau, dibukanya pintu yang rapuh,namun tak ditemukannya yang dicari, ia pun melangkahkan kaki perlahan ke sebuah empang kecil yang terletak di sebelah gubuk itu,, hanya tinggal jasad si tua yang terlihat mengapung di permukaan air keruh....dan tak lama terdengar jeritan..
"Ibuuuuuuuuuuu!!!!!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar