Jumat, 19 Oktober 2012

Cuplikan novelku "Dua hati diakhir waktu"

Setlah 10 tahun tak bertatap waah, kini dua sejoli dipertemukan takdir dalam konfrensi penulis muda Indonesia, dua pasang mata tiada hnti saling mencuri pandang.  Terlintas kenangan msaa lalu mereka yang masih melekat dalam jiwa keduanya.

"Maaf nona ezzy, apakah seorang penulis romantis dan religius seperti anda percaya akan cinta sejati?" tanya seorang reporter muda sebayanya yang menjulurkan mic kearah bibirnya.

"Tidak!" jawabnya singkat, lalu pandangannya melesat syahdu ke arah pria berjas hitam yang duduk dihadapnya dan ia pun mulai melanjutkan jawabannya "Dulu, saat duka menemani hari-hari ku,cinta itu pernah datang menawarkan harapan memberi kebahagiaan, namun stelah itu cinta pergi merenggut kembali kebahagiaan yang prrnah ia beri, meninggalkan harapan dan mrngembalikan krsedihan dalam hari-hariku..."

ucapannya terhenti, wajahnya tertunduk tak kuasa menahan gejolak dalam jiwanya.. matanya berkaca-kaca dan menatap balik pria dihadapannya yang sejak tadi terlarut dalam jawabannya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar